JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama Aliansi Orangtua Murid Peduli Pendidikan Indonesia (APPI) kembali membuka bukti-bukti dugaan korupsi di sekolah berlabel Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Jakarta, Kamis (18/8/2011). LSM anti korupsi ini secara langsung memberikan satu bundel dokumen berisi temuan-temuannya terkait praktik dugaan korupsi di sekolah RSBI kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Dokumen yang diserahkan merupakan ulasan anggaran dan belanja dana Sumbangan Rutin Bulanan (SRB) serta Sumbangan Peserta Didik Baru (SPDB) SMPN 1 Jakarta (Cikini). Menurut Koordinator Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri, dokumen tersebut diserahkan untuk memberikan gambaran mengenai indikasi adanya praktik dugaan korupsi dan kejanggalan dalam perencanaan, penganggaran, serta implementasi anggaran SMPN 1 Jakarta.
Hal itu didasarkan pada dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS), laporan iuran bulanan RSBI dan Iuran Peserta Didik Baru (IPDB) SMPN 1 Jakarta dan buku kas kelas Sekolah Standar Nasional (SSN) tahun ajaran 2010/2011 SMPN 1 Jakarta.
Dari dokumen
Read more http://edukasi.kompas.com/read/xml/2011/08/18/13585029/ICW.Serahkan.Bukti.Dugaan.Korupsi.RSBI










